JOMBANG – Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) SDGs Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur melaksanakan kegiatan pendampingan media sosial dan copywriting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mojojejer pada Jumat (31/7/2026) sampai Senin (3/8/2026) . Kegiatan yang berlangsung di Desa Mojojejer ini merupakan salah satu program kerja yang berfokus pada penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi dan pemasaran produk.
Pendampingan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengikuti perkembangan pemasaran digital yang saat ini semakin berkembang pesat. Tidak sedikit pelaku usaha yang telah memiliki produk berkualitas, namun masih menghadapi kendala dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas karena belum memanfaatkan media sosial secara optimal. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas usaha di platform digital serta cara menyusun pesan promosi yang mampu menarik perhatian calon konsumen.
Selama kegiatan berlangsung, tim KKN memberikan materi mengenai dasar-dasar pengelolaan media sosial, mulai dari pemilihan platform yang sesuai dengan karakteristik usaha, penyusunan konten yang informatif dan menarik, hingga teknik menulis copywriting yang efektif. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung pembuatan caption promosi dengan memperhatikan pemilihan kata, penyampaian manfaat produk, serta penggunaan ajakan bertindak (call to action) yang sederhana namun persuasif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM turut menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam memasarkan produk secara digital, seperti menentukan ide konten, menjaga konsistensi unggahan, hingga meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Tim KKN kemudian memberikan pendampingan secara langsung sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha sehingga materi yang diberikan dapat diterapkan secara nyata dalam pengelolaan media sosial mereka.
Salah satu peserta kegiatan menyampaikan bahwa materi yang diberikan memberikan wawasan baru mengenai strategi promosi di era digital. Menurutnya, selama ini media sosial hanya dimanfaatkan untuk mengunggah foto produk tanpa memperhatikan isi pesan yang disampaikan kepada calon pembeli. Setelah mengikuti pendampingan, peserta menjadi lebih memahami pentingnya penggunaan kalimat promosi yang menarik serta penyajian konten yang mampu membangun kepercayaan konsumen.
Program pendampingan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk mulai menerapkan strategi pemasaran digital secara bertahap selama masa pelaksanaan KKN. Dengan adanya praktik secara langsung, diharapkan peserta dapat lebih percaya diri dalam mengelola akun media sosial usahanya dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui konten yang lebih menarik, informatif, dan konsisten.
Desa Mojojejer memiliki berbagai potensi UMKM yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga produk olahan rumahan. Potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan ekonomi desa yang perlu terus didukung melalui peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital. Melalui kegiatan pendampingan media sosial dan copywriting ini, diharapkan UMKM Desa Mojojejer semakin adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Oleh : Tegar Afianto