JOMBANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Mojojejer secara resmi menyambut kedatangan Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) SDGs Jombang, yang dikenal dengan nama Ekadasa Jejer , di Kantor Desa Mojojejer pada Senin (13/7/2026). Agenda penyambutan ini sekaligus menjadi forum awal bagi para mahasiswa untuk memaparkan arah gerak dan rancangan program kerja mereka selama masa pengabdian berlangsung.
Pertemuan tersebut digelar untuk memastikan bahwa program-program yang dibawa oleh mahasiswa selaras dengan kebutuhan aktual masyarakat setempat. Dalam sesi pemaparan, Kelompok Ekadasa Jejer memfokuskan arah geraknya pada pemberdayaan ekonomi lokal. Salah satu langkah strategis yang ditawarkan adalah pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa agar lebih dikenal luas melalui optimalisasi pemasaran dan pengemasan konten di media sosial.
"Kehadiran rekan-rekan mahasiswa di sini diharapkan membawa angin segar, terutama lewat ide-ide inovatif yang bisa memajukan potensi desa kita. Kami dari pihak desa siap memfasilitasi dan bersinergi penuh," ujar salah satu perwakilan perangkat desa saat memberikan sambutan. Diskusi pemaparan tersebut berjalan dua arah, di mana perangkat desa turut memberikan gambaran peta UMKM lokal agar eksekusi program mahasiswa nantinya bisa tepat sasaran dan berdampak nyata.
Sebagai informasi, program KKN berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) merupakan wujud implementasi pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi yang bertujuan mendorong pencapaian target pembangunan berkelanjutan dari tingkat desa. Desa Mojojejer terpilih menjadi salah satu titik lokasi pengabdian karena dinilai memiliki berbagai potensi lokal yang masih bisa dikembangkan secara maksimal melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah desa.