JOMBANG - Sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 1, yaitu Tanpa Kemiskinan, mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi Edukasi Menabung Sejak Dini di SDN 1 Mojojejer dan SDN 2 Mojojejer, Kabupaten Jombang, pada 22–23 Juli 2026. Program ini diikuti oleh 164 siswa, terdiri atas 92 siswa SDN 1 Mojojejer dan 72 siswa SDN 2 Mojojejer.
Selama kurang lebih dua jam di masing-masing sekolah, mahasiswa KKN memaparkan materi seputar cara membedakan kebutuhan dan keinginan, menentukan skala prioritas, serta memahami makna dan cara menghargai uang. Pihak sekolah sepenuhnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menjalankan kegiatan secara mandiri di ruang kelas masing-masing. Antusiasme siswa terlihat berbeda-beda di setiap kelas. Mahasiswa KKN konsisten menyelipkan ice breaking di sela materi agar konsentrasi anak-anak tetap terjaga sepanjang sesi.
Agar suasana tidak monoton, materi dikemas lewat permainan simulasi berbelanja ala supermarket. Mahasiswa berperan sebagai "buzzer" yang merayu siswa membeli barang, mulai dari kebutuhan sekolah hingga barang yang sifatnya sekadar keinginan, menggunakan uang mainan dengan nominal yang sama untuk kelompok yang telah dibentuk.
Pada awalnya, banyak siswa terlihat malu untuk menjawab meski sebenarnya sudah memahami materi. Namun setelah diberi dorongan, mereka mulai berani bertanya, termasuk pertanyaan kritis seperti bagaimana jika tabungan mereka ternyata dipakai oleh orang tua pertanyaan yang menunjukkan anak-anak mulai mengaitkan materi dengan pengalaman nyata sehari-hari.
Mahasiswa KKN memusatkan sasaran pada anak usia Sekolah Dasar karena mereka merupakan generasi penerus yang akan turut membangun Indonesia Emas, sehingga kesadaran mengelola keuangan perlu ditanamkan sejak usia dini. Kesadaran menabung yang tumbuh sejak kecil diyakini dapat menjadi langkah kecil namun berkelanjutan dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi, sejalan dengan target SDGs poin 1.
Melalui kombinasi materi, permainan, dan pendekatan interaktif, program ini diharapkan dapat menjadi bekal nyata bagi siswa SDN 1 dan SDN 2 Mojojejer dalam mengelola keuangan sejak dini, bukan sekadar kegiatan seremonial semata.